Optimis Area Blankspot Berkurang, Capaian Pajak BTS Kominfo Bantaeng Over Target

103
Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Bantaeng, H. Subhan, S.Sos, M.Si

KABARNUANSA.ID, BANTAENG – Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Bantaeng mencatat, tahun 2021 ini capaian retribusi menara Telekomunikasi atau Base Transceiver Station (BTS) di daerah ini mampu melampaui target dengan menyumbang Rp117 juta lebih Pajak Asli Daerah (PAD) dari target Rp100 juta yang dibebankan atau mencapai 118 persen.

“Meskipun nilai PADnya terbilang kecil, tapi Alhamdulillah atas dukungan teman teman di Kominfo dan bantuan rekan media, kami mampu melampaui target PAD dengan menyumbang Rp117 juta Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bantaeng atau 118 persen,” ujar Kadis Kominfo Bantaeng, H. Subhan, S.Sos, M.Si, saat bincang santai kepada kabarnuansa.id, di ruang kerjanya, Rabu (8/12/2021).

Capaian ini, lanjut mantan Kadis Pariwisata itu, diperoleh karena jajaran Dinas Kominfo lebih banyak melajukan survey di lapangan dan rutin melakukan komunikasi terkait pajak kepada seluruh perusahaan penyedia jasa jaringan selular.

“Kami juga memberikan reward kepada perusahaan pengelola BTS yang membayar pajak tepat waktu berupa piagam penghargaan yang ditandatangani bupati dan dikirim ke kantor mereka nasing-masing di Jakarta,” jelasnya.

Menurut Kadis Kominfo, sebanyak 59 tower BTS yang tersebar pada 8 kecamatan dan 46 Desa diseluruh area Bantaeng telah tercatat dan mampu memberikan kontribusi bagi daerah. Para operator telekomunikasi telah bekerjasama dengan baik. Meraka taat dan tepat waktu dalam membayar retribusi Menara, sesuai dengan peraturan daerah.

Dia memperkirakan, kemungkinan tahun 2022 mendatang, BTS akan bertambah karena masih ada sejumlah daerah di Bantaeng yang sulit memperoleh jaringan alis blankspot. Sehingga dipastikan perusahaan penyedia jasa telepon seluler akan menyentuh wilayah tersebut dengan mendirikan BTS.

Menurut Subhan, Kabupaten Bantaeng dengan jumlah penduduk sekitar 200 jiwa diharapkan sudah tidak ada lagi daerah yang mengalam blankspot atau semua area telah tercover BTS dan seluruh masyarakat sudah bisa menikmati jaringan selular.

“Jadi saat ini sistim sudah jalan dan teman teman yang bertugas di bagian retribusi BTS sudah paham struktur dan cara penagihan. Insya Allah tahun depan kami akan terus melakukan akselerasi dalam upaya mengumpulkan pundi-pundi PAD di sektor telekomunikasi,” tandas mantan Camat Tompo Bulu ini. (ali/asa)