Optimis 7 Kursi, Tiga Mantan Politisi Kuat Hanura Masuk Gerbong PPP Bantaeng

374

KABARNUANSA.ID, BANTAENG – Pasca hengkangnya, Jabal Arafah, salah satu kader terbaik yang dimiliki DPC PPP Bantaeng dan kemudian membanting kemudi ke DPC Hanura, tampaknya tak membuat partai berlambang Ka’bah itu bergeming.

Sebaliknya, pasca keluarnya mantan Ketua PAC Bissappu itu, justeru kekuatan PPP Bantaeng kian bertambah kuat setelah tiga mantan politisi kuat Hanura Bantaeng menambatkan hatinya untuk bersama PPP berlayar pada pemilu 2024 mendatang.

Tidak tanggung-tanggung, mantan Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPC Partai Hanura Bantaeng yakni, Andi Harun Rani Kr. Raja, Jumakka dan Hj. Naisya, telah melabuhkan hatinya dan bertekad untuk menambah perolehan kursi PPP di DPRD Bantaeng.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bantaeng, Andi Sugiarti Mangun Karim menilai, kepindahan kader partainya ke partai Hanura, tidak perlu dipermasalahkan karena tidak berpengaruh sedikitpun ke partai.

Dia menyebutkan, adanya kader PPP yang pindah ke partai lain, itu merupakan hal biasa. Justru dengan adanya kader yang memutuskan pindah, itu sangat membantu partai karena secara tidak langsung terjadi seleksi alam.

“Justru itu kelihatan baik bagi kami, jadi kelihatan mana kader sejati dan tidak,” tegas politisi Sulsel ini, kepada kabarnuansa.id, Ahad (31/10/2021).

Baginya, yang terpenting saat ini adalah partainya telah menyusun strategi baru dan telah membuka peluang seluas-luasnya bagi pemuda dan perempuan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan mantan birokrat untuk maju menjadi caleg PPP.

“Jadi meskipun ada kader kami pindah partai tanpa ada pemberitahuan sebelumnya, namun kami sudah menyiapkan lumbung baru yang diisi orang-orang berkualitas dan tentunya telah teruji,” beber politisi wanita yang sudah enam periode menjadi legislator ini.

Senada, Sekretaris DPC PPP Bantaeng, Hamsyah Ahmad menyatakan, sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang telah bergabung untuk menambah kekuatan perolehan suara partai dan membuka lumbung-lumbung suara baru.

“Jadi komposisi caleg PPP hampir seimbang diisi darah segar yang fresh dan figur dewasa yang berpengaruh terhadap ketokohannya. Tentunya PPP selalu berupaya melahirkan politisi baru yang berkualitas,” ujar Hamsyah.

Namun begitu, politisi PPP yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Bantaeng ini, tak bisa mengungkapkan secara rinci terkait tokoh-tokoh ternama yang akan menjadi caleg partainya di pemilu 2024.

“Melihat komposisi caleg PPP saat ini, kami sangat optimistis bisa meraih suara lebih banyak dibandingkan Pemilu 2019. Target kami tetap menjadi pemenenag pemilu di Bantaeng dengan mengantongi minimal tujuh kursi di Parlemen,” tandasnya.

Sekedar diketahui, mantan politisi Hanura, Andi Harun Rani yang akrab disapa Karaeng Raja, pada periode 2014 lalu menjabat sebagai ketua DPC Hanura Bantaeng dan berhasil mendudukkan tiga kadernya di DPRD Bantaeng dan membentuk satu fraksi.

Hanya saja, pada pemilu 2019, Kr. Raja harus terdepak dari kursinya yang telah didudukinya selama dua periode. Sedangkan pada periode 2019-2024 ini Hanura Bantaeng hanya mampu meloloskan satu kadernya di parlemen Bantaeng. (alb/asa)