Pengendara Keluhkan Kondisi Jalan Nasional Diperempatan PT. Huady, Dewan Ancam Bentuk Pansus

165 views

KABARNUANSA.ID, BANTAENG – Dua legislator Bantaeng, Haji Abd. Rahman Tompo dan HM Yusuf, meminta pihak Perusahaan PT. Huady Nickel Alloy dapat mengatur dengan baik kendaraan pengangkut bahan baku Nickel yang akan melintas di jalur trans nasional.

Menurut Rahman Tompo, sejauh ini banyak masyarakat maupun pengendara yang melintas di perempatan jalan pelabuhan Jeti milik PT. Huady. Pasalnya pengendara merasa tidak nyaman dengan kondisi itu. Beberapa kali terjadi peristiwa kecelakaan di perempatan tersebut.

“Banyak warga masyarakat dan pengguna jalan mengeluh karena mobil truk perusahaan yang melintas di jalan nasional untuk melakukan aktivitas bongkar muat bahan baku Nickel ke Pelabuhan,” jelas legislator dua periode ini, Senin (7/6/2021).

Selain itu, kata dia, kondisi di sekitar perempatan jalan tersebut dinilai sangat mengganggu karena berdebu, apalagi jika hujan turun kondisi jalan menjadi licin karena banyak tanah liat menempel di jalan hingga sangat mengganggu pengendara.

DIKELUHKAN. Perempatan jalan nasional yang terletak di gerbang masuk PT. Huady dan Pelabuhan, dikeluhkan pengendara karena kondisi jalan berdebu, licin kalau hujan dan kerap terjadi laka lantas.

“Para pengendara terpaksa ekstra hati-hati karena jalan berdebu, licin bila hujan yang bisa menimbulkan kecelakaan bagi pengendara. Bahkan belum lama ini terjadi laka lantas sebuah mobil box kampas diseruduk mobil truk pengangkut bahan baku Nickel yang akan di bawa ke pelabuhan,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya berharap PT. Huady dapat melakukan pengaturan lalu lintas dengan baik. Jangan seenaknya karena jalan nasional itu bukan milik perusahaan tapi milik negara yang bisa digunakan seluas-luasnya oleh masyarakat.

Sedangkan anggota DPRD Bantaeng dari Partai Nasdem, Haji Muhammad Yusuf, secara tegas menyatakan, jika perusahaan tidak serius menyikapi keluhan masyarakat ini, maka pihaknya berjanji akan menyelesaikan persoalan ini dengan membentuk panitia khusus (pansus) DPRD.

“Ini menyangkut keluhan masyarakat yang mesti disikapi secepatnya. Apalagi penggunaan jalan nasional itu merupakan hak seluruh masyarakat atau pengendara. Sehingga perusahaan tidak boleh seenaknya menggunakan jalan,” tegasnya.

Untuk itu, imbuhnya, jika keluhan pengendara ini tidak segera disikapi perusahaan, maka dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan upaya yang menjadi hak dan kewajiban anggota DPRD sesuai konstitusi. (alb/asa)