Tunggakan PAM Tirta Eremerasa Rp4,3 Miliar Lebih Jadi Temuan BPK

291 views

KABARNUANSA.ID, BANTAENG – Tunggakan pelanggan Perusahaan Air Minum (PAM) Eremerasa Kabupaten Bantaeng terbilang cukup besar mencapai Rp4,3 miliar lebih. Tunggakan setiap pelanggan tersebut terjadi mulai 3 sampai 70 bulan.

Demikian dikemukakan Direktur PAM Eremerasa, Muhammad Nurfajri SE, Selasa (11/5/2021) di kantornya. Menurutnya, besaran tunggakan itu tercatat sebagai piutang dan setiap tahun menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Tunggakan pelanggan itu, kata dia, menjadi masalah tersendiri bagi PAM Tirta Eremerasa. Namun begitu pihaknya berupaya agar kondisi tersebut tidak memengaruhi kinerja perusahaan.

“Kami berupaya menempuh berbagai langkah guna mengurai beban tunggakan pelanggan. Caranya, kami mengedepankan upaya persuasif kepada pelanggan agar mau menyelesaikan kewajiban membayar tunggakannya,” jelasnya.

Meskipun terkadang, lanjut Juju sapaan akrabnya, pihaknya harus bertindak tegas kepada pelanggan yang memang sudah tidak bisa lagi diajak komunikasi. caranya melakukan pemutusan sambungan yang telah mencapai ratusan pelanggan.

Direktur PAM Tirta Eremerasa, Muhammad Nurfajri SE.

“Tindakan tegas ini juga dilakukan karena BPK menganggap ada sikap pembiaran sehingga kerap menjadi temuan BPK. Makanya sikap kami tegas dengan pencabutan meteran air dan jumlahnya mencapai ratusan pelanggan,” bebernya.

Terkait layanan terhadap pelanggan, pihaknya mengaku terus berupaya maksimal melakukan normalisasi layanan air bersih. Termasuk mengoptimalkan pembangunan Intake Eremerasa lewat gratifikasi.

“Alhamdulillah, melalui bantuan Intake Eremerasa, sudah bisa dioperasikan secara optimal dan mampu melayani hampir 100 persen pelanggan dalam kota dan sekitarnya, baik melalui gratifikasi Eremerasa maupun lewat bantuan pompa,” paparnya.

Namun khusus di Bonto-bonto, mesin pompa yang digunakan sudah tidak daktifkan lagi karena menggunakan bantuan suplai air dari Intake Eremerasa. Dengan begitu, PAM Tirta Eremerasa juga bisa menghemat hingga Rp40 juta perbulan untuk bayar listrik dan penggunaan bahan kimia.

“Terlepas dari itu, Kamis atas nama jajaran direksi dan karyawan PAM Tirta Eremerasa mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1442 H/2021 M, mohon maaf lahir dan batin,” imbuhnya. (alb/asa)