Bupati Bantaeng Rotasi Pejabatnya, Syamsul Suli ‘Diparkir’, dr. Sulthan Turun Jadi Wadir, Muh. Azwar Defenitif Kabag Hukum

1.9K views

KABARNUANSA.ID, BANTAENG – Sebanyak Enam pejabat eselon II, 12 eselon III serta 4 pejabat eselon IV di lingkup Pemkab Bantaeng dilantik Bupati Bantaeng, Iham Syah Azikin, di ruang pola Kantor Bupati Bantaeng, Senin (15/3/2021).

Dari sejumlah pejabat tersebut ada diantaranya terpaksa masuk di kotak Pandora alias menjadi Staf Ahli Bupati. Sedangkan direktur RSUD Anwar Makkatutu, dr. Sultan, terpaksa posisinya turun menjadi Wakil Direktur (Wadir). Itu disebabkan Manajemen rumah sakit kebanggan masyarakat Bantaeng itu berubah dari tipe C, naik kelas menjadi tipe B.

Untuk posisi direktur saat ini masih kosong. Itu karena untuk menduduki jabatan tersebut pejabatnya wajib mengikuti asesmen atau sebelum lelang jabatan. Sedangkan Muh. Azwar SH, sebelumnya menjabat Plt. Kabag Hukum, kemudian di defenitifkan Bupati Bantaeng sebagai Kepala Bagian Hukum.

Adapun pejabat eselon II lainnya yang dilantik adalah, Drs. Abdullah, M.Si, sebelumnya Kasatpol PP dan Damkar, kini dipercaya menggemban jabatan baru sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Selanjutnya H. Subhan, S.Sos, M.Si, jabatan lama sebagai Kepala Dinas Pariwisata dimutasi dalam jabatan baru sebagai Kepala Dinas Infokom. Jabatan yang ditinggalkan Subahan, masih kosong.

Kemudian, Ir. Meyriani, M.Si sebelumnya menjabat Kepala Dinas Koperasi UKM, kini menjabat Asisten II Bidang Ekonomi mengganti Syamsul Suli yang menjabat staf ahli bupati.

Muhammad Awaluddin Ramli, sebelumnya sebagai Plt. Kadis PMD, dilantik sebagai Kepala Badan Pembangunan Keuangan Daerah ((BPKD). Selanjutnya, Muhammad Tafsir sebelum Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, dimutasi sebagai Kadis Koperasi dan UKM.

Meskipun mutasi telah dilakukan, namun masih ada beberapa jabatan eselon II yang masih kosong pejabat defenitifnya seperti, Kadis PMD, Kadis Pariwisata, Kadis PMPTSP, Kepala Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Direktur RSUD serta sejumlah pejabat eselon III dan IV.

Bupati Bantaeng dalam amanatnya menyampaikan, pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan yang dilaksanakan, tak lain sebagai upaya pembinaan dan pengembangan karier serta untuk melakukan penyegaran terhadap jajaran pejabat.

“Segera lakukan adaptasi terhadap tugas pokok dan fungsi jabatan masing-masing, serta bangun koordinasi, komunikasi dan kerja sama efektif secara berjenjang,” tandasnya. (alb/asa)