DPRD Bantaeng Gelar Paripurna Penetapan 17 Propemperda dan Perubahan Tatib 2021

123 views

KABARNUANSA.ID, BANTAENG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantaeng menggelar Paripurna penetapan Propemperdan dan Perubahan tata tertib (tatib) DPRD Bantaeng tahun 2021.

Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD, Hamsyah Ahmad, didampingi Wakil Ketua I, H. Irianto SE dan Wakil Ketua II, Muhammad Ridwan, S.Pdi dan dihadiri Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, Selasa (9/3/2021) di Gedung DPRD setempat.

Menurut Ketua DPRD Bantaeng, paripurna ini merupakan rapat awal antara pemerintah daerah dan Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Bantaeng tahun 2021.

Prolegda ini, kata dia, sangat penting dalam rangka mendukung percepatan proses pembangunan di Bantaeng. Prolegda juga menjadi upaya mewujudkan keberhasilan perencanaan pembangunan daerah.

Politisi PPP ini juga mengemukakan, terdapat 17 rancangan perubahan peraturan daerah (Ranperda) yang akan ditetapkan pada tahun 2021. Karena itu, DPRD berharap lewat perda-perda tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bantaeng.

“Kita tidak melihat berapa banyak Perda yang dihasilkan, namun kami menginginkan bahwa Perda yang dibentuk nanti dampaknya besar dan positif bagi kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Dari 17 ranperda yang akan ditetapkan menjadi perda tersebut, 3 diantaranya menjadi perhatian atau prioritas bagi lembaga dewan karena merupakan ranperda inisiatif DPRD untuk dilaksanakan tahun 2021 ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Bantaeng menyampaikan terima kasih kepada DPRD yang telah memberikan ruang untuk menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) mengenai arah dan kebijakan pembangunan daerah terutama berkaitan dengan pembentukan produk hukum daerah.

Dikatakan, Ranperda ini merupakan langkah strategis dalam upaya mendorong kemajuan Kabupaten Bantaeng dari sisi regulasi yang akan berdampak besar dalam pengambilan kebijakan pengelolaan sumberdaya yang dimiliki secara legitimate, efektif dan efisien.

“Tentunya upaya ini dilakukan bertujuan untuk kemakmuran serta kemajuan masyarakat dan daerah. Karenanya diharapkan dalam pembahasan nantinya tetap mengacu pada prosedur dan mekanisme yang harus dilewati secara terpadu,” tandasnya.

Pada rapat paripurna tersebut, Ketua DPRD Bantaeng menandatangani berita acara persetujuan bersama DPRD tentang Propemperda Tahun 2021 yang disaksikan Wakil Bupati, Kabag Hukum Muh. Azwar SH, Ketua Bapem Perda DPRD Bantaeng, Drs. Hasanuddin.

Sementara prioritas Propemperda Tahun 2021 memuat sebanyak 17 poin Ranperda, 3 diantaranya adalah ranperda inisiatif DPRD Bantaeng. Konsep rumusan propemperda tersebut adalah:

1. Ranperda tentang lembaga penyiaran publik lokal Radio suara pemersatu Butta Toa.
2. Pelayanan pembangunan kepemudaan.
3. Rencana induk pembangunan pariwisata daerah.
4.Pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah
5. Perubahan retribusi daerah.
6. Perubahan pajak daerah.
7. Perubahan Perda pengelolaan barang milik daerah.
8. Pertanggungjawaban APBD tahun 2020.
9. Perubahan APBD 2021.
10. APBD tahun anggaran 2022.
11. Perubahan Perda no 1 tahun 2019 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah 2018-2022.
12. Perubahan kedua atas perda nomor 7 tahun 2017 tentang penyertaan modal pemerintah daerah kepada PDAM.
13. Sistim Penyelenggaraan pendidikan.
14. Pemanfaatan air bawah tanah untuk peningkatan PAD kabupaten Bantaeng.
15. Ranperda inisiatif DPRD Bantaeng tentang perubahan Perda nomor 7 tahun 2014 tentang perencanaan dan penganggaran desa.
16. Rancangan inisiatif DPRD Bantaeng tentang menejemen pengelolaan mesjid.
17. Rancangan inisiatif DPRD tentang perlindungan dan pemberdayaan perempuan. (alb/asa)