Tahun 2021 Yayasan UMI Bakal Buka Cabang di Bantaeng, Direncanakan Kelola Lima Jurusan

665 views

KABARNUANSA.ID, BANTAENG – Memasuki tahun ajaran baru 2021/2022 mendatang, Yayasan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Cabang Bantaeng akan membuka dan menerima mahasiswa baru. Rencana tersebut terungkap dalam pertemuan yang menghadirkan sejumlah pihak, Senin (8/3/2021) di Cafe Panrita Jl. Merpati Bantaeng.

Mereka yang hadir dalam pertemuan itu, Kabag Pembangunan, Armawansyah, S.Sos, MM, Ketua PGRI Bantaeng Syafruddin S.Pd, MM, Ketua Yayasan PGRI Bantaeng, Baharuddin, S.Ip, MM, Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi PGRI Bantaeng, Muh Yusuf SAg, MPd. Sekretaris IKA UMI Bantaeng, A. Ismail Manrang, dan Pemerhati Penndidikan, Mahbub Alimuhyar SH.

Guna menghadirkan layanan pendidikan di daerah ini, kata Armawansyah,. Pemeritah daerah berupaya menghadirkan perguruan tinggi di daerah ini. Upaya tersebut sekaligus menjadi jawaban terhadap tantangan generasi ke depan dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Pemkab berupaya untuk menghadirkan layanan pendidikan tinggi di daerah ini. Apalagi upaya ini disambut positif saat kami laporkan ke Bupati Bantaeng, Ilham Sah Azikin. Ini juga menjadi kebutuhan masyarakat dan generasi pelanjut di daerah ini,” jelas Armawansyah.

Terkait rencana itu, tentunya dibutuhkan angaran untuk pembiayaan pendirian perguruan tinggi yang nilainya cukup besar. Hal itu diakui Ketua PGRI Bantaeng, Syafruddin, jika.dihitung rencana pembiayaan dan pengembangan perguruan tinggi kedepan, tentunya membutuhkan biaya yang cukup besar.

“Sebagai langkah antisipasi jika nantinya dalam menghadirkan perguruan tinggi terkendala biaya besar, maka akan dilakukan alternatif lain. Artinya jika anggaran hanya cukup untuk membuka satu fakultas, maka itu akan tetap dilakukan agar perguruan tinggi diupayakan tahun ini hadir di Bantaeng,” ujarnya.

Dia menyebutkan, kehadiran perguruan tinggi di daerah sangat dibutuhkan. Bukan apa-apa, setiap akhir tahun pelajar cukup banyak siswa yang ingin melanjutkan pendidikan. Tapi karena harus mengeluarkan biaya besar jika kuliah di luar kota, maka cukup banyak siswa yang mengurungkan niatnya.


“Seperti tahun ini, khusus sekolah negeri ada sekitar 3 ribu siswa yang tamat. Belum termasuk sekolah swasta maupun pesantren. Kami sangat senang dengan adanya rencana berdirinya Perguruan Tinggi tahun ini di Bantaeng,” ujarnya.

Dia berharap, semoga dalam waktu dekat sudah bisa diperoleh referensi maupun rekomnedasi perguruan tinggi dari Yayasan UMI untuk membuka cabang di Bantaeng.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, rencananya dalam kerjasama tersebut Yayasan UMI Cabang Bantaeng akan membuka lima Fakultas yakni, Jurusan atau Fakultas Ekonomi, Pertanian, Hukum, Komputer dan Jaringan serta Fakultas Tarbiyah. (alb/asa)