Uji Dapat Lampu Hijau Kendarai PPP Bantaeng, Andi Ugi: Kecintaan Rakyat Kian Besar Meski NA Dirundung Duka

962 views

KABARNUANSA.ID, BANTAENG – Kabar yang terus berhembus terkait rencana putra Prof. Nurdin Abdullah (NA) yakni Muhammad Fathul Fauzi alias Uji untuk menjadi kontestan pada Pilkada yang bakal dihelat 2024 mendatang tampaknya terus bergerak masif.

Pergerakan masif Itu terlihat karena meskipun dalam kondisi masih dirundung duka disebabkan orang tuanya harus menjalani proses hukum yang dialami saat ini.

 

Peluang tersebut tampaknya masih terbuka lebar setelah Ketua DPC PPP Bantaeng, Andi Sugiarti Mangun Karim, memberi garansi dan tetap membuka ruang selebar-lebarnya bagi Uji untuk mengendarai PPP jika ingin tetap maju di Pilkada Bantaeng nanti.

Pernyataan diutarakan Andi Ugi, sesaat setelah melaksanakan konsolidasi dan temubkaser partai PPP Bantaeng, Rabu (3/3/2021). “Im sha Allah DPC-PPP Bantaeng tetap memberi peluang dan membuka pintu seluas-luasnya bagi anada Uji untuk mengendarai PPP bila ingin maju di Pilkada Bantaeng ke depan,” tegas anggota DPRD Sulsel ini.

Dia mengatakan, meskipun ajang Pilkada masih tersisa beberapa tahun kedepan, namun satu yang pasti bahwa PPP menjadi harga mati untuk maju meramaikan bursa calon kepala daerah di daerah Butta Toa ini. Kalaupun akhirnya nanti bukan kader partai yang diusung, tapi PPP akan mengedepankan komitmen dan memasifkan lobi-lobi politik.

“Artinya PPP tidak ingin tersandera atau terkungkung untuk memaksakan kader. Padahal dari hasil survey ternyata ada figur yang lebih mampu dari sisi popularitas dan elektabilitasnya. Tapi sebelum keputusan itu dilakukan tentunya harus ada bargaining. Termasuk saya juga siap jika masih diminta untuk kembali maju di Bantaeng,” beber Andi Ugi.

Andi Ugi mengakui, saat ini Prof. Nurdin Abdullah dirundung duka karena harus menghadapi proses hukum di KPK. Namun Itu tidak akan merubah pandangannya untuk tetap memberikan peluang terhadap ananda Uji.

“Kami melihat bahwa sengkarut problem yang dialami Prof. Nurdin, itu tidak serta merta menggeser harapan dan kecintaan rakyat Bantaeng kepada Prof andalannya. Makanya kami juga tetap konsisten dan berkomitmen memberikan peluang seluas-luasnya kepada ananda Uji,” jelas politisi wanita satu-satunya asal Bantaeng.

Menurut dia, Intinya PPP akan terus dibesarkan. Sehingga meskipun dalam kondisi Prof. Nurdin Abdullah ‘terdzolimi’ seperti saat ini. Hanya saja tidak mampu menghapus kecintaan masyarakat terhadap tokoh pembawa perubahan di Bantaeng. Dari analisis dan penelusuran PPP, ternyata tidak terjadi pergeseran kecintaan rakyat Bantaeng terhadap mantan Bupati dua periode itu.

Andi Ugi menilai, pertarungan di pilkada Bantaeng nanti bisa lebih seru karena Klan Nurdin Abdullah akan lebih fokus menjalankan strategi dan kerja-kerja politik. Itu terjadi jika Prof Nurdin tidak maju di Pilgub, sehingga semua kekuatan akan menyatu dan terus membesar.

“Intinya saya melihat masyarakat Bantaeng masih merindukan kehadiran dengan gaya kepemimipinan Prof. Nurdin Abdullah. Kami juga berupaya untuk tidak kecolongan lagi,” tandas politisi yang sudah sarat dengan pengalaman politik ini. (alb/asa)