Refleksi Akhir Tahun 2020 Pesantren Mahasiswa

57 views
Refleksi Akhir Tahun santri pesmadai, Kamis (31/12)||cj

TANGERANG,KABARNUANSA.id  – Bertempat di Asrama Pesantren Mahasiswa Dai (Pesma Dai) Ciputat, Tangerang Selatan, Banten terselenggarakan refleksi akhir tahun 2020.

Gelaran tersebut yang menghadiri puluhan mahasiswa yang mendatangkan Ketua Umum Pemuda Hidayatullah, Imam Nawawi, Kamis, (31/12/2020).

Imam, demikian sapaannya, menekankan pentingnya mahasiswa mengerti terkait esensi dari waktu.

“Ada tiga hikmah mengapa waktu itu Allah menghadirkan kehidupan manusia,” ungkapnya.

Pertama, urai Imam dalam menjelaskannya, waktu adalah alat ukur untuk Allah menentukan seorang manusia dikategorikan sebagai apa, dapat ganjaran apa, dan ditempatkan dimana, surga atau neraka. Oleh karena itu, jadikan waktu untuk benar-benar menjadi pribadi yang memberikan manfaat besar bagi kehidupan manusia.

Kedua, waktu adalah kesempatan untuk manusia menjadi pencipta apa, pengumpul apa, dan pemberi manfaat apa bagi kehidupan. Pencipta apa berarti waktu muda harus digunakan untuk banyak melahirkan karya-karya bermanfaat, mencapai target-target penting dalam ibadah dan dakwah, serta kemandirian. Dan, pemberi manfaat, berarti harus tampil terdepan dalam gerakan dakwah mencerdaskan umat.

Ketiga, waktu adalah pembuktian diri kita sebagai orang beriman. Kalau waktu banyak dipakai main game, maka jelas itu mahasiswa atau pemuda telah terkubur, walau jasadnya masih hidup.

Selain itu, alumni STAIL Surabaya ini juga menegaskan pentingnya mahasiswa memiliki tujuan besar, bukan sekedar besar di pandangan manusia tetapi di hadapan Allah.

“Tujuan besar yang harus kita miliki adalah bagaimana menolong agama Allah. Allah sudah berjanji, siapa menolong Allah, niscaya Allah akan menolongnya. Artinya, jadikan ini spirit hidup, sehingga kelak dengan ilmu, profesi, dan keahlian kalian, apapun itu didedikasikan untuk dakwah,” tegasnya.

Direktur Pesma Dai, Ahmad Muzakki menjelaskan bahwa ajang ini untuk menjaga spirit belajar dan dakwah para mahasiswa binaannya.

“Pesantren Mahasiswa Dai (Pesma Dai) merupakan lembaga yang membantu mahasiswa yang belajar di berbagai universitas di Jakarta dan Ciputat untuk memiliki kesadaran dan semangat dalam dakwah. Jadi tidak semata studi itu sendiri. Malam ini menjadi sangat penting bagi Pesma Dai agar segenap mahasiswa memiliki kesadaran menyeluruh tentang hakikat waktu, sehingga di 2021 bisa hidup lebih baik,” terangnya.