Perempuan Bantaeng Dibekali Pelatihan Barista

174 views
Peserta pelatihan sedang praktek mengolah turunan kopi

BANTAENG, KABARNUANSA.id – Azzukrufaila dan Alqadriva serius mengikuti pelatihan Barista dan produk turunan kopi serta Roasting yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Bantaeng yang menggandeng Yayasan Perempuan dan Anak serta Balang Institute, di gedung UPT Sentra Pengolahan Kopi Banyorang, Kamis -Jumat (26-27/11).

Perempuan belia yang kerap disapa Faila dan Riva ini bersama puluhan perempuan lainnya berusaha berlatih keras untuk membuat milk foam. Meskipun sulit, gadis 17 tahun ini tidak pantang menyerah untuk membikinnya. Milk Foam unsur yang penting dalam pembuatan minuman kopi latte.

Setelah mengikuti pelatihan Barista dan produk turunan kopi ini, Faila berharap mampu meracik kopi sendiri apabila nantinya bekerja di resto atau kafe yang menyiapkan menu minuman kopi.

Peserta pelatihan barista

” Ada banyak ilmu yang didapat dari pelatihan ini. Saya memang dari dulu juga suka minum kopi,” ucapnya di sela-sela sesi meracik kopi latte.

Senada dengan Faila, Riva mengaku tertarik mengikuti pelatihan yang diselenggarakan selama 2 hari ini untuk menambah wawasan dan keahlian menjadi seorang barista.

Sangat Bermanfaat

Faila dan Riva berterima kasih kepada Pemkab Bantaeng terkhusus Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian yang telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan Barista ini. Menurutnya pelatihan ini sangat berguna bagi pelaku usaha kopi dan calon barista.

Tidak hanya Faila dan Riva, 48 peserta lainnya yang ikut dalam pelatihan pengolahan turunan kopi dan roasting kopi ini juga terlihat sangat antusias. Mereka tampak bersemangat ketika diminta oleh mentor untuk mempraktikkan pengolahan turunan kopi semisal membikin sabun kopi,lipbalm dan lainnya.

Ketua Balang Institute, Adam Kurniawan berharap dengan adanya kegiatan ini para peserta mampu menjadi peracik kopi. Minimal dapat menyajikan minuman kopi yang diracik sendiri untuk keluarga maupun untuk komunitas bahkan bagi pengunjung bagi peserta yang memiliki niat membuka kedai kopi.

Sementara itu, Kadis Tenaga Kerja dan Perindustrian Bantaeng, Andi Irvandi memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan barista serta pengolahan turunan kopi ini.

” Harapan kami, agar peserta pelatihan ini betul-betul serius dalam mengikuti setiap sesi, dimana kami akan memberikan rangking bagi peserta yang memiliki nilai terbaik dan akan kita kirim belajar ke kota – kota di pulau Jawa yang merupakan penghasil dan peracik kopi terbaik di tahun depan” ungkap Andi Irvandi.

Pembukaan kegiatan pelatihan Barista ini juga dihadiri oleh Ketua Forum Industri Kecil dan Menengah (IKM) Jawa Timur, Muhammad Oskar,SE. (Aw1/Alb)