Mahasiswa Bantaeng Kembali’ Gelar Aksi Tolak Omnibus Law, Legislator PKS Ikut Orasi Politik

474 views

KABARNUANSA.ID, BANTAENG -Unjukrasa mahasiswa terkait penolakan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja di Kabupaten Bantaeng dengan titik fokus depan Gedung DPRD setempat, Selasa (13/10/2020) tampaknya juga diikuti legislator asal Fraksi PKS, H. Abd Rahman Tompo.

 

Saat aksi tersebut, anggota dewan yang kerap kritis menyikapi setiap persoalan, ikut hadir di tengah-tengah demonstran bahkan melakukan orasi politik di atas mobil truk kontainer. Aksi tersebut memacetkan jalan trans Sulawesi selama beberapa jam lamanya.

Dengan suara lantang, mantan Ketua DPRD Bantaeng itu menyampaikan orasinya dan secara tegas melakukan olak penolakan terhadap UU Cipta Kerja.

“Kami hadir untuk bersimpati, merasakan suatu hal yang akan merugikan masa depan kita dan masa depan anak-anak kita dengan jelas menolak adanya Undang-Undang Omnibus law, karena cacat proses,” ujarnya.

Dia merasa khawatir jika UU tersebut diberlakukan, maka bisa jadi nasib generasi pekerja di masa mendatang dapat menyengsarakan pekerja.

“Perlu dicatat kawan-kawan hari ini kita sedang berjuang, kehadiran saya selaku anggota dewan dalam aksi unjukrasa ini merupakan bentuk rasa simpatik kami soal masa depan pekerja dan masa depan generasi kita,” ujarnya.

Sekedar diketahui, aksi demonstrasi yang dilakukan para mahasiswa di daerah ini, berlangsung kondusif meski beberapa kali sempat terjadi ketegangan karena aksi tersebut cukup mengganggu dan memacetkan arus lalu lintas.

Para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Makassar itu menyatu di Jalan A. Mannapiang tepatnya di depan Gedung DPRD dan kantor Bupati Bantaeng. Mereka menyuarakan penolakan UU Cipta Kerja hingga sore hari dan diterima sejumlah anggota DPRD setempat. (alb/asa)