Ikuti Jejak Sosial Ayahnya, Putri Ketua Golkar Bulukumba Santuni Nenek Zaenab

592 views
Andi Halizah Nursyahbani Rahamza Pangki saat menyambangi kediaman nenek Zaenab di Kp.Nipa Kelurahan Benteng'e kecamatan Ujung Bulu

KABARNUANSA.id, BULUKUMBA – Andi Halizah Nursyahbani Rahamza Pangki, mungkin belum banyak orang mengenalnya, tetapi setidaknya nama Pangki dibelakang namanya sangat melekat dengan sosok sang ayah, Andi Hamzah Pangki, politisi partai Golkar Bulukumba yang banyak menyuarakan kepentingan pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat Bulukumba.

Andi Hamzah Pangki dikenal sosok yang peka terhadap kemanusiaan, kepeduliannya kepada sesama pun menular kepada Halizah yang karib disapa Andi Ica ini.

Diusianya yang genap 17 tahun pada Oktober ini, Andi Ica pun menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan mengunjungi kediaman nenek Siti Zaenab (90) dan Kakek Muhammad Said (75) warga Kampung Nipa Kelurahan Benteng’e kecamatan Ujung Bulu, Selasa (06/10).

Bersama komunitas Milenialnya,Andi Halizah Nursyahbani Rahamza Pangki santuni nenek Zaenab di Kp.Nipa

Diketahui nenek Zaenab dan Kakek Said merupakan kakak adik yang menempati hunian kurang layak, dengan atap seadanya dan dinding yang hanya menyerupai rumah bedeng.

Dimana kedua kakak beradik jompo ini telah menempati rumah tersebut sejak puluhan tahun dan belum ada perhatian serius dari pemerintah setempat. Dimana kediaman nenek Zaenab dan Kakek Said ini tidak jauh dari kantor Bupati Bulukumba.

” Saya terenyuh saat melihat kondisi Nenek Zaenab, dimana dengan tubuh rentanya hanya bisa mengharapkan uluran tangan dari para tetangganya. Tidak banyak yang bisa saya berikan bersama komunitas Milenial saya, namun kiranya dapat bernilai ibadah dan dapat dipergunakan oleh nenek Zaenab dan Kakek Said” ucap Ica dengan mata berkaca-kaca saat memeluk tubuh ringkih nenek Zaenab.

Andi Ica mengetahui keberadaan nenek Zaenab dan Kakek Said dari media sosial dan bersama komunitas Milenialnya, gadis bongsor yang murah senyum ini pun mengajak teman-temannya untuk bersama sama mengulurkan tangan membantu kedua orang jompo tersebut.

” Tidak banyak yang bisa kami berikan, hanya kasur sebagai alat tidur, sedikit beras dan mi instan serta telur. Semoga bantuan kami yang tidak seberapa nilainya dapat dipergunakan oleh nenek Zaenab dan Kakek Said” terangnya saat berpamitan kepada nenek Zaenab. (Aw1)