Bangun Potensi Industri Berbasis Kearifan Lokal, Bupati Bantaeng-BBIHP Teken MoU Tingkatkan SDM Petani

250 views

KABARNUANSA.ID, BANTAENG – Guna mendukung kerjasama penelitian pengembangan riset dan peningkatan kualitas sumber daya manusia industri, Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggandeng Balai Besar Industri Hasil Perkebunan (BBIHP) Makassar melalui penandatanganan MoU yang dilaksanakan di Desa Bonto Tappalang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Rabu (12/8/2020).

Kerjasama ini dilakukan karena daerah berjuluk Butta Toa ini dikenal memiliki keragaman pengembangan komoditas mulai komoditas sub sektor tanaman pangan, hortikultura, perikanan serta perkebunan dan kehutanan. Bahkan komoditas Kopi menjadi salah satu komoditi unggulan Kabupaten Bantaeng yang sudah ada sejak tahun 1980-an.

Kepala BBIHP Makassar, Tirta Wisnu menyebutkan petani sejatinya adalah pelaku perekonomian di setiap daerah termasuk Untuk itu, guna meningkatkan kemampuan para petani, kerjasama ini kemudian digagas dalam rangka peningkatan kualitas SDM petani.

Dia juga menyebutkan, momentum pandemi Covid-19 sesungguhnya dapat dijadikan sebagai upaya untuk melakukan inovasi. Tentunya berbagai upaya yang dilakukan seperti turun ke lapangan guna melakukan koordinasi, sinergitas dan kolaborasi.

“Saya sangat berharap kita bisa mendorong potensi substitusi impor sebesar 35 persen. Kita bangun pangan lokal, bangkitkan kejayaan kopi, cokelat, dan tanaman obat Indonesia. MoU ini menjadi langkah awal kita membangun potensi industri berbasis kearifan lokal”, ujar Tirta Wisnu.

KETFOT: Panen perdana Kopi Arabika di Kebun Induk Kopi Arabika. (ft.ist)

 

Sementara itu, Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin mengatakan, sektor pertanian dan perkebunan selalu menjadi andalan Kabupaten Bantaeng. Tentunya penandatanganan MoU ini menjadi sebuah kehormatan tidak hanya bagi pemerintah tetapi juga masyarakat Bantaeng.

“Kami tidak henti-hentinya memohon support dan dukungan khususnya kepada Pemerintah Pusat, bahwa masyarakat kami siap menerima bimbingan”, tutur Bupati.

Bupati juga menyebutkan, program pengembangan dan pengolahan komoditi Kopi di Bantaeng diharapkan dapat menjadi bagian dari peningkatan kesejahteraan petani di sektor perkebunan serta peningkatan SDM petani dan pelaku IKM Kopi di Bantaeng.

Penandatanganan MoU tersebut juga dirangkaikan penyerahan bantuan bibit Kopi oleh Bupati Bantaeng dan penyerahan KUR oleh Bank Mandiri untuk Petani Kopi di Desa Bonto Tappalang Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng.

Sebelumnya, Bupati bersama Kepala BBIHP Makassar dan Kabid Pengembangan Jasa Teknik BBIHP Makassar juga melakukan panen perdana Kopi Arabika di Kebun Induk Kopi Arabika. Turut hadir pada kesempatan itu para Asisten, sejumlah Kepala OPD serta Kepala Desa Bonto Tappalang, Abdul Malik. (alb/asa)