Berpuasa Ditengah Pandemi, Ini Kiat Bugar Bupati Bantaeng Ilham Azikin

124 views

SEBAGAI orang nomor satu di Kabupaten Bantaeng, tentunya memiliki jam terbang dan kesibukan yang kompleks. Termasuk pada bulan Ramadhan di tengah wabah pandemi virus Corona, Bupati terlihat tetap enjoy melakukan ibadah puasa dan rutinitasnya.

Bagaimana kiat sehat dan bugar dalam menjalani ibadah puasa di tengah pandemi virus Corona?, berikut bincang santai Bupati Bantaeng DR. H. Ilhamsyah Azikin, bersama Kabarnuansa.id.

Secara psikis, puasa dapat menghindari stres dan depresi. Karena dengan ibadah puasa kita belajar untuk mengendalikan diri. Bahkan saat berpuasa tubuh akan mengalami peningkatan endorfin dalam darah yang memberikan perasaan sehat secara mental.

Kerap melakukan pengecekan kesehatan meski dalam kondisi sibuk. (ft: KN.ID

Apalagi puasa merupakan ibadah yang wajib dilaksanakan bagi ummat muslim. Dimana kita dituntut untuk menahan diri dari segala hal-hal buruk yang dapat membatalkan puasa. Tapi terlepas dari menjalankan kewajiban agama dan mendapatkan pahala, ternyata puasa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Apa saja manfaatnya?

Secara psikis, puasa dapat menanggulangi stres dan depresi karena lewat puasa setiap orang belajar mengendalikan diri. Bahkan berpuasa diiringi dengan pola makan yang sehat sebelum dan sesudahnya, dapat membantu memperbaiki kondisi radang sendi dan terhindar dari beberapa penyakit. Tapi yang juga penting dilakukan adalah berolahraga.

Sebagian orang mungkin ragu untuk berolahraga di bulan Ramadhan. Apalagi puasa tahun ini harus dijalani saat masa pandemi covid-19 yang mengancam keselamatan jiwa.

Tapi ternyata olahraga justru menjadi salah satu cara untuk menjaga imunitas dan stamina agar tetap bugar di bulan ramadan dan terhindar dari ancaman penyakit atau virus.

“Jadi olahraga adalah salah satu cara yang saya lakukan untuk tetap bugar selama berpuasa di tengah pandemi virus corona baru atau Covid-19. Selain bugar, aktivitas ini dapat menjaga imunitas tubuh agar tak mudah tertular penyakit,” ungkapnya.

Jenis olahraga apa yang mesti dilakukan?

Sebaiknya saya menyarankan olahraga yang bisa dilakukan saat puasa di tengah pandemi adalah latihan yang berintensitas rendah hingga sedang dengan durasi pendek seperti, bersepeda, jalan cepat, jogging santai, senam ringan dan lainnya tergantung kebiasaan. Tapi  sebaliknya hindari berolahraga dengan intensitas tinggi dan durasi panjang karena bisa saja menurunkan imunitas.

“Olahraga cukup paling lama 30 menitan, jenisnya yang ringan, jangan berlebihan karena kalau olahraga intensitas tinggi justru akan menurunkan daya tahan tubuh,” ujarnya.

Adakah tips atau kiat khusus?

Untuk lebih menjaga kondisi tubuh agar selalu fit, bagi saya ada tiga hal yang mesti diperhatikan dan dilakukan. Apa saja itu:

1. Minum air putih. Ini merupakan cara terbaik untuk tetap terhidar dari dehidrasi dengan minum air putih secukupnya saat berbuka. Atau ada baiknya minum air saat berbuka puasa, setelah salat Magrib, sebelum salat isya, setelah tarawih, dan sebelum tidur. Atau, bisa juga untuk minum 2 gelas air saat sahur, 2 gelas air setelah buka, dan 4 gelas air saat malam hari.

2. Konsumsi vitamin. Cara lain agar daya tahan tubuh tetap terjaga selama bulan puasa adalah dengan mengonsumsi vitamin. Tubuh membutuhkan 13 vitamin esensial agar berfungsi dengan baik untuk mengatur kinerja penting tubuh. Jadi cobalah untuk mengonsumsi suplemen vitamin untuk menunjang daya tahan tubuh.

3. Olahraga. Meskipun berpuasa, pastikan tetap melakukan olahraga ringan agar tubuh tetap bugar selama bulan Ramadhan. Setidaknya lakukan workout ringan selama 20 menit sebelum berbuka puasa.

Itulah beberapa tips dan manfaat yang dapat dilakukan selama berpuasa. Selain mendapat ganjaran pahala, tubuh juga lebih sehat secara fisik dan mental. Bahkan berpuasa juga dapat mengurangi radikal bebas dalam tubuh secara signifikan sekaligus meningkatkan antioksidan. (alb/asa)