Owner Multazam Konveksi Salurkan Ribuan Masker Kain Gratis

80 views
Karyawan Multazam Konveksi bagikan masker gratis di pasar Sentral Bulukumba,Rabu (22/04)

kabarnuansa.id,BULUKUMBA – Perusahaan pakaian jadi, Multazam Konveksi yang terletak di desa Tanah Harapan Kecamatan Rilau Ale, ikut prihatin dengan kelangkaan masker serta ikut berpartisipasi mencegah penyebaran Corona Virus Disease atau Covid-19, Rabu (22/04) membagi bagikan ribuan masker kain hasil produksinya secara gratis kepada masyarakat di pasar Sentral Bulukumba.

Ribuan masker tersebut dibagikan kepada warga yang membutuhkan seperti tukang ojek, pedagang kaki lima, pengemudi angkot, karyawan swasta bahkan Pegawai Dinas Perhubungan.

Bersama dengan karyawan dan rekannya, pemilik Multazam Konveksi Hj.Indrahayu pun dengan penuh semangat membagikan masker produksinya yang disambut antusias warga masyarakat Bulukumba ditengah kelangkaan masker.

” Meskipun bisnis konveksi kami di Multazam terganggu dengan adanya Pandemi Covid-19 (Corona), Alhamdulillah pesanan masker yang masuk membuat kami bersemangat dan hari ini kita bantu sesama dengan membagikan masker sebagai salah satu Alat Pelindung Diri (APD) ,” ucap mantan legislator DPRD Bulukumba itu,Kamis (23/04) kepada media kabarnuansa.

Dengan merebaknya pandemi Corona,membuat Multazam konveksi pun kebanjiran order pesanan, dimana kebutuhan masker terus meningkat, sementara jumlah stok yang ada tidak mencukupi kebutuhan masyarakat yang begitu besar.

” Sejak pandemi Corona, pesanan masker di Multazam alhamdulilah hari ini sudah mencapai 26.000 ( Dua Puluh Enam Ribu) buah, pemesan masker kami juga ada yang berasal dari kota Palu, anggota DPRD provinsi serta berbagai kalangan, selain harga terjangkau, kualitas masker buatan Multazam juga nyaman di gunakan,” kata ibu 2 putri itu.

Sebelumnya, perempuan yang akrab disapa Hajjah Ayu itu mengatakan perusahaannya memproduksi pakaian jadi dengan berbagai model, namun seiring adanya virus Corona, pemesanan baju menurun drastis, akhirnya coba iseng buat masker, kemudian pasang status di media sosial, ternyata banyak merespon dan langsung memesan.

” Sejak Virus merebak, kami bisa memproduksi 1000 masker dalam sehari dengan 8 orang tenaga penjahit, dan kami tetap memproduksi dibulan Ramadhan, selain untuk pesanan pelanggan, Multazam juga akan tetap memberikan bantuan masker ke masyarakat terkhusus di desa Tanah Harapan,”pungkasnya.

(Aw1)