Tertimpa Pohon Gedung SDN 73 Paranglabua Rusak, Kadis Janji Perbaiki, Danramil Bissappu Lakukan Pembersihan

284 views

Kabarnuansa.id, Bantaeng – Akibat hujan deras disertai angin bertiup cukup kencang mengakibatkan dua ruang kelas belajar (RKB) di SD Negeri 73 Paranglabua Desa Bonto Salluang Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, mengalami rusak berat karena tertimpa pohon tumbang, Ahad (12/01/2020).

Kondisi tersebut dipastikan terganggu dan berdampak pada aktivitas belajar mengajar. Dengan begitu kegiatan di kelas yang rusak tersebut harus dialihkan ke ruang lain.

Menurut warga setempat, Dg. Juma, saat angin kencang yang datang dari arah barat, tiba-tiba menyapu wilayah Dusun Bissappu.

POHON TUMBANG. Kapten Inf. Baso Amang, memimpin pembersihan sekolah yang tertimpa pohon. (KN.ID)

“Hanya dalam tempo sekitar 10 menit, terdengar pohon tumbang. Peristiwa ini membuat warga sekitar sekolah berhamburan keluar rumah untuk mencari tau asal suara cukup besar itu,” tutur Dg. Juma.

Sementara Komandan Koramil 1410.01 Bissappu, Kapten inf Baso Amang, yang berada di lokasi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Ahad sore sekitar pukul 16.00 wita. Akibat angin kencang, pohon Kapok berukuran cukup besar tumbang dan menimpa 2 ruang kelas SDN 73 Paranglabua.

“Ruang kelas mengalami rusak parah karena rangka atapnya sampai patah dan bangku meja serta mobiler sekolah yang berada di ruang kelas itu juga rusak,” ujarnya.

Pihaknya memastikan kejadian hujan deras yang disertai angin kencang hingga pohon tumbang, tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka. Sebab peristiwanya terjadi ketika anak sekolah sedang libut.

“Hanya saja, kerugian yang ditimbulkan akibat peristiwa itu diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” tutur Baso Amang.

Dia menambahkan, malam ini Danramil-01 Bissappu dan Babinsa bersana masyarakat, berupaya melakukan pembersihan dengan memotong pohon tumbang tersebut nenggunakan Senso milik masyarakat. 

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bantaeng, Muhammad Haris mengatakan, meskipun dua kelas rusak karena tertimpa pohon, namun proses belajar mengajar dipastikan dilaksanakan, Senin (13/1/2020) besok.

“Proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasanya. Tinggal kondisikan ruangan yang akan digunakan karena RKB yang tertimpa pohon sudah tak layak pakai lagi,” ujar Kadis usai meninjau lokasi bersama Kapolres dan Kepala BPBD Bantaeng.

Terkait kerusakan ruang sekolah, pihaknya segera melakukan penghitungan untuk dilakukan penganggaran pembangunan gedung. (alb/aw1)